blog ini membagi pengalaman seputar kehidupan dan apa yang sedang berjalan..dan karena saya guru bahasa Indonesia maka di sini juga membagi apa2 yang berhubungan dengan bahasa
Thursday, 28 January 2016
Astonom Temukan ‘Planet Jomblo’
CINTAILAH IBUMU SEBELUM ENGKAU MENYESAL
Pernah ku dengar satu kisah nyata yang sangat menggelitik hatiku dan ingin ku ceritakan ,
Seorang ibu yang sangat mencintai anaknya ,
Ibu tersebut salah satu matanya buta ,dia-lah yang membesarkan anaknya agar menjadi seorang pilot ,
Tapi teman-teman dari anaknya mengejek ibu tsb karena salah satu matanya buta ,
Anaknya marah kepada ibunya dan malu kepada teman-temannya ,
Singkat cerita anak tsb telah tumbuh besar dan ia menjadi pilot di Eropa sana ,
dia meninggalkan ibunya sendiri di rumah ,
Suatu hari ibunya mendengar bahwa anaknya sudah menikah dan punya anak,
Ibunya mencari tau alamat anaknya dan mendatangi anaknya ,
Ternyata yang buka pintu cucunya dan merasa ketakutan ,
Tak lama anaknya keluar dan berkata
"Untuk apa ibu tiba-tiba kesini,lihatlah ini anak-anakku merasa ketakutan karena melihat ibu"
Ibunya pun menjawab "aku rindu padamu nak,makanya aku mencari tau alamat rumahmu dan menemuimu"
Anaknya pun menyuruh ibunya untuk pulang ke rumahnya ,
Tak lama setelah kejadian itu ibunya meninggal ,dan anaknya pun mendengar ibunya meninggal dari saudaranya ,
Saudaranya memberitahukan bahwa ibunya meninggalkan surat wasiat untuknya ,
Dan setelah dibuka surat itu berisi
"Anakku aku telah memaafkanmu dan aku meridhoimu, taukah kamu mengapa mata ibu buta satu ,itu karena setelah kamu lahir matamu lah yg buta satu dan ibu mendonorkan mata ibu untukmu"
Tak kuasa air matapun menetes dan dia merasa menyesal terhadap ibunya ,
Renungan untuk kita semua, cintailah orangtua kita sebelum kita menyesal ,
Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata,
‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.'”
(HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)
HOBI MELIHAT WANITA TELANJANG
Bagi yang hobi memandangi atau melihat wanita telanjang, coba baca nasihat sederhana berikut.
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ الْفَضْلُ بْنُ عَبَّاسٍ رَدِيفَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَجَاءَتْهُ امْرَأَةٌ مِنْ خَثْعَمَ تَسْتَفْتِيهِ فَجَعَلَ الْفَضْلُ يَنْظُرُ إِلَيْهَا وَتَنْظُرُ إِلَيْهِ فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَصْرِفُ وَجْهَ الْفَضْلِ إِلَى الشِّقِّ الآخَرِ
Wanita tersebut pun melihat Al-Fadhl. Lantas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memalingkan wajah Al-Fadhl ketika itu ke sisi yang lain.”
(HR. Abu Daud, no. 1809, shahih menurut Syaikh Al-Albani)
Ibnul Qayyim berkata,
وهذا منع وإنكار بالفعل، فلو كان النظر جائزا لأقره عليه
“Apa yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menunjukkan larangan dan pengingkaran dengan praktik. Seandainya memandangi wanita seperti itu dibolehkan, tentu tidak dibiarkan seperti itu.”
(Dinukil dari Raudhah Al-Muhibbin).
Sama halnya ketika ada yang nongkrong di pinggir jalan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ingatkan untuk menundukkan pandangan.
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
« إِيَّاكُمْ وَالْجُلُوسَ عَلَى الطُّرُقَاتِ » . فَقَالُوا مَا لَنَا بُدٌّ ، إِنَّمَا هِىَ مَجَالِسُنَا نَتَحَدَّثُ فِيهَا . قَالَ « فَإِذَا أَبَيْتُمْ إِلاَّ الْمَجَالِسَ فَأَعْطُوا الطَّرِيقَ حَقَّهَا » قَالُوا وَمَا حَقُّ الطَّرِيقِ قَالَ « غَضُّ الْبَصَرِ ، وَكَفُّ الأَذَى ، وَرَدُّ السَّلاَمِ ، وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ ، وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ »
“Janganlah kalian duduk-duduk di pinggir jalan”.
Mereka bertanya, “Itu kebiasaan kami yang sudah biasa kami lakukan karena itu menjadi majelis tempat kami bercengkrama”.
Beliau bersabda, “Jika kalian tidak mau meninggalkan majelis seperti itu maka tunaikanlah hak jalan tersebut”.
Mereka bertanya, “Apa hak jalan itu?”
Beliau menjawab, “Menundukkan pandangan, menyingkirkan gangguan di jalan, menjawab salam dan amar ma’ruf nahi munkar”.
(HR. Bukhari no. 2465)
Perintah menundukkan pandangan itu ADA demi terselamatkan kita dari pikiran untuk berbuat mesum hingga akhirnya berujung pada Zina.
Karena awalnya zina adalah dari memandang.
Dari sini apakah jadi halal jika seorang muslim memandang video porno dan gambar telanjang?
Semoga Allah memberikan kita taufik untuk menta'ati aturan Allah dan Rasul-Nya. Moga kita pun terselamatkan dari zina.
—
15 Rabi’uts Tsani 1437 H
Oleh Al-Faqir Ila Maghfirati Rabbihi: Muhammad Abduh Tuasikal
~ G A L A U ~

Tentang dosa-dosa yang kita perbuat
Apakah Allah ampuni…
Ataukah tidak…
Al Bukhari menyebutkan dalam Shahihnya dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ المُؤْمِنَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَأَنَّهُ قَاعِدٌ تَحْتَ جَبَلٍ يَخَافُ أَنْ يَقَعَ عَلَيْهِ، وَإِنَّ الفَاجِرَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَذُبَابٍ مَرَّ عَلَى أَنْفِهِ فَقَالَ بِهِ هَكَذَا
“Sesungguhnya seorang mukmin melihat dosa-dosanya seolah-olah sedang berada di kaki gunung, ia takut kalau gunung tersebut menimpanya. Adapun orang yang durhaka melihat dosa-dosanya seperti lalat yang hinggap di hidungnya, dia cukup mengusirnya seperti ini (dengan tangannya).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Galau...
Galau tak selamanya terlarang
Perlulah kita merasa galau
Tentang bagaimana nasib hati kita
Apakah akan tetap diatas agama…
Ataukah berpaling kebelakang…
Dari Anas –radiallahu ‘anhu-, bahwa Rasulullah banyak mengatakan,
يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك
“Wahai Rabb yang membolak balik hati, tetapkan hatiku dalam agamaMu.”
Aku bertanya, ‘Wahai Nabi Allah, kami beriman kepadamu dan dengan apa yang engkau bawa. Apakah engkau masih khawatir terhadap kami?!’
Nabi menjawab,
“Ya. Sesungguhnya hati berada di antara dua jemari Allah. Dia membolak baliknya sekehendakNya.” (HR. At Turmudzi)
Galau...
Galau tak selamanya terlarang
Perlulah kita merasa galau
Tentang akan seperti apa akhir hidup kita
Apakah khusnul khatimah…
Ataukah suul khatimah…
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda,
إن الرجل ليعمل الزمن الطويل بعمل أهل الجنة، ثم يختم له عمله بعمل أهل النار! وإن الرجل ليعمل الزمن الطويل بعمل أهل النار، ثم يختم له عمله بعمل أهل الجنة
“Ada orang yang sungguh-sungguh beramal dalam waktu yang lama dengan amalan ahli surga, kemudian menutup amalnya dengan amalan ahli neraka. Dan ada orang yang sungguh-sungguh melakukan amal ahli neraka dalam waktu yang lama, kemudian menutupnya dengan amalan ahli surga.” (HR.Muslim)
Galau...
Galau tak selamanya terlarang
Perlulah kita merasa galau
Tentang dimana tempat kita nanti
Apakah di surga…
Ataukah di neraka…
Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu pernah mengatakan,
لَوْ نَادَى مُنَادٍ مِنَ السَّمَاءِ : أَيُّهَا النَّاسُ ، إِنَّكُمْ دَاخِلُونَ الْجَنَّةَ كُلُّكُمْ أَجْمَعُونَ إِلا رَجُلا وَاحِدًا ، لَخِفْتُ أَنْ أَكُونَ هُوَ
“Seandainya seorang penyeru dari langit memanggil, ‘Wahai manusia, sesungguhnya kalian akan masuk surga seluruhnya kecuali satu orang’, maka sungguh aku takut bila itu adalah diriku” (HR. Abu Nuaim dalam al-Hilyah)
—
Penyusun: Arviani Ardillah dan Tim Editor
Murajaah: Ustadz Ammi Nur Baits
HATI-HATI PENIPUAN ONLEN MAKIN KREATIF
semua senang kami berpelukan sambil tertangis haru. jamaah ponpes bersorak soray dalam imajinasi saya. dan semua berakhir baik baik sahaja
Wkwkwk aku dimaki maki dikatain sok suci
KAMI BUKAN GENERASI ALAY
LAHIRNYA GENERASI GENIT BIN ALAY…!!!
Jujur…..
Saya tak begitu mengkhawatirkan bom yang mbleduk di Sarinah kemaren. Bukan karena pelakunya cuma 5 orang, dan mati semua, diberondong aparat berbaju modis. Bukan pula karena kelompoknya hanya segelintir orang, dibanding 250 juta penduduk negeri ini. Namun yang lebih penting, adalah adanya pemahaman bersama, bahwa yang mereka usung, sesungguhnya kepentingan geo politik negara negara adi kuasa, di wilayah timur tengah yang kaya minyak. Dibawa bawanya bendera agama, hanya untuk menciptakan KEGADUHAN ditingkat dunia. Persis seperti ungkapan Donald Trump , calon presiden Amerika tempo hari, yang menuai kritik keras ….
Apapun yang gaduh, dengan mudah dideteksi, dan dicari akar persoalannya serta solusinya. Yang mengerikan justru jika dilakukan dalam senyap, namun hasilnya nampak. Bak virus kecil, tak nampak, tapi jumlah korban bisa jutaan dan miliaran orang …. Itu yang harus lebih diwaspadai …
Syahdan ….
Ditahun 70 an, saat pendidikan dasar Pecinta Alam . Seorang siswa ketahuan membawa cream pemutih wajah di ranselnya, tak ayal dia dibully dengan sebutan si “ublag”, alias sebutan bagi wanita PSK. Siswa tersebut tak tahu, bahwa jangan sekali sakali membawa nilai nilai kegenitan di wilayah para petualang. Jika anda laki laki, jadilah laki-laki yang paling jantan. Jika anda perempuan, maka jadilah yang paling tangguh dan tabah diantara kaummu. Tak ada rumusnya untuk trans-gender.
Kegenitan ….
Saat ditahun tahun yang sama, muncul persaingan antara kelompokk music heavy metal, dengan dangdut. Si kribo Ahmad Albar dengan God Bless nya, berduel dengan bang Haji Oma dengan Soneta nya. Disamping banyak aliran lain, seperti pecinta Jazz, Bosanova, klasik, kroncong bahkan karawitan daerah. Musik metal dan jazz mewakili kaum gedongan, dan dangdut mewakili rakyat pinggiran. Lalu entah bagaimana mula-mulanya, kaum gedongan ini tiba tiba juga menabuh dangdutan dalam acara mereka, yang tentu dihiasi jogetnya yang khas.
Muncul pertanyaan, apakah mereka pindah aliran musik, karena memang paham dan menikmati alunan musiknya , ataukah karena mulai merebaknya wabah … KEGENITAN SOSIAL ?.
Sebuah tingkah laku yang cenderung over acting, meng ada-ada, plagiatif alias meniru-niru sesuai dengan trend yang tengah berlaku ….
Seperti hanya untuk memperlihatkan keakuan, yang sok peduli pada produk negeri sendiri. Yang biasa mentereng, lalu pura-pura menjadi gembel kelas masyarakat pinggiran. Di era 70 – 80 an, hal ini ramai dibahas dan dibicarakan ….
Namun kegenitan nampaknya berlanjut terus. Budaya peniru tak berhenti sampai disitu. Sebuah trend dengan mudah dilahap tanpa filter, semata hanya ingin dikatakan mengikuti trend. Saat para pesohor di belahan sana melakukan bi-sex, di negeri inipun bermunculan selebriti yang bi-sex. …
Jangan pula ditanya tentang tingkah laku keseharian mereka, yang dipenuhi oleh drugs and drunk, yang disambar pula, hanya untuk mengukuhkan diri sebagai orang yang TRENDY….
Jaman dulu, ketika ada orang yang mengatakan “banci” , artinya sebuah tantangan terbuka, sebuah penghinaan berat, yang hanya bisa selesai dengan permintaan maaf, atau diselesaikan dengan cara laki-laki. Konsekwensi logis dari laki-laki kemayu, adalah sebuah hukuman sosial, dikatakan ublag atau banci. Dan tak seorangpun perempuan yang mau menjadi pasangan lelaki macam ini.
Tesi dari Srimulat, berpakaian seperti perempuan, hanya untuk acara komedi. Namun diikuti dengan generasi selanjutnya, para selebriti yang jelas-jelas lelaki, namun berpakaian dan berperilaku seperti perempuan. Kaum banci tiba tiba dipuja. Trend the King of the Pop Music, Michael Jackson seolah menjadi pembenaran di seluruh dunia, termasuk di negeri ini. Lalu kaum bisexual, tak lagi jengah untuk memproklamirkan diri secara terbuka sebagai kelompok homo-sexual …
Di media massa, hal serupa terjadi ….
Dalam sinetron dimunculkan tokoh tokoh pemuda , berwajah bersih kelimis, dengan bibir yang lebih merah dari pemeran wanitanya sendiri … he he . Biasanya pula sang tokoh ini, menjadi anak mamah yang sempurna. The mother boys yang selalu rapih, dengan jelly mengkilap di rambutnya. Pujaan para gadis ( konon ), namun kebanyakan menjadi pujaan para ibu pirsawan di rumah, yang dengan gemas memandangi bibir merah bak delima merekah.
Lelaki normal manapun, pasti risih, saat pembawa acara (sekarang sudah almarhum) dengan terbuka merayu lelaki lain di TV, lewat gerakan tubuh, pandangan mata dan belaian tangannya. Bukan cuma risih, namun muak dan pengen muntah rasanya, jijik melihat tontonan sesama jenis seperti itu.
Dahsyatnya … itu yang disuka para penonton belia …. Lelaki yang bertingkah mirip perempuan, tanpa ada rasa risih sedikitpun. Mereka hanya mementingkan popularitas diri, daripada membuat acara yang berisi tuntunan, ketimbang tontonan semata.
Tak salah, ketika epsisode selanjutnya, melahirkan generasi alay … . generasi yang full genit.
Saya hanya tak bisa membayangkan, jika negara ini diserbu musuh. Lalu pemuda yang kemayu, bergerak lemah gemulai, lalu bisa apa ?. Berwajah kelimis, berbicara centil ini …akan ada dimana mereka ini ?
Generasi tua yang tak pula kalah genitnya, saat melihat para pesohor dunia, memakai ferari dan lamborghini, yang rumah dan villa-villa indahnya bertebaran dimana mana. Lalu mereka juga bergenit ria, me niru-niru gaya hidup mereka. Biar harus nyolong duit negara, mumpung jadi wakil rayat dan pejabat negara, hanya demi trendy dslam bergaya…. Kegenitan sosial terjadi di seluruh negeri … hhhh ..
Jika ada terorisme radikalisme, disana ada densus . Jika ada separatisme, disana ada kopassus. Jika ada korupsi, disana ada KPK….. Serbuan sporadis, yang hanya menyertakan puluhan, ratusan, atau paling banter ribuan orang.
Namun saat serbuan genit-isme ini muncul, siapa yang akan menghadapi ?. Padahal jumlahnya sudah jutaan di negeri ini. Dan setiap hari bertambah terus, karena tayangan televisi yang jelas-jelas mempertontonkannya tanpa tedeng aling-aling. Para presenter kemayu, dengan bahasa dan tubuh yang lebih genit dari kaum perempuan sendiri. Setiap hari menjadi tontonan ….
Bersukur, saya, kami, kita semua, bukan berada diwilayah abu abu itu.
Hidup berada didunia tanpa topeng muka, jauh dari sandiwara. Seraya menghargai orang apa adanya. Saat penghargaan diberikan karena prestasi dan jam terbang. Bukan hasil dari sebuah pencitraan seketika, hasil rekayasa sebuah golongan dan kepentingan ….
Kadang dengan rambut gondrong tanpa jeli. Atau hanya berpakaian apa adanya tanpa pewangi. Namun ketika datang bencana, mereka yang selalu berada digaris depan. Siap menerobos hutan rimba, mampu bertahan dalam tekanan. Tak pula menjadi gila akibat kelaparan, tak menjadi sinting karena memunguti serpihan jenazah korban kejadian tak diharapkan.
Ketika semua orang sibuk bicara bela negara. Saya cuma mampu berguman, beri mereka senjata, ajari cara menembak. Dan mereka akan sanggup bergerilya di rimba-rimba, menahan serbuan musuh, yang ingin berkuasa di negeri tercinta, bersama sama dengan para tentara.
Saya mempunyai keyakinan ini, karena satu hal .. mereka bukan generasi alay bin jablay !!!
Bom Thamrin, syukur hanya dalam 3 jam mampu dibersihkan
Bom alay, sudah bertahun-tahun hanya dibiarkan …
Lalu Quo vadis … sang revolusi mental
-Yat Lessie-
#curhatsakingsebal#
Hati-Hati berMedsos
karena itu mohon Hati-Hati ya sobatku fillaah... sekali lagi saran ana, Jangan pajang-pajang photo diri atau photo anggota keluargamu, sodari2mu baik adikmu, kakakmu, apalagi anak2mu.. karena di medsos ini banyak "orang aneh" yang kita gak tau pribadi aslinya... mereka "berkeliaran" di medsos dengan profile palsu, bahkan ada yang terang-terangan beraliran musyrik alias anggota perDukunan di Indonesia ini. mereka memang tidak akan bisa berbuat apa2 tanpa se-izin Allah, namuun selayaknya kita sendiripun wajib menjaga dan "menutup jalan" bagi mereka untuk "menyentuh" kita dan keluarga kita... Jaga keselamatan keluarga kita dari "tangan-tangan JAHIL" orang yang tidak bertanggungjawab.. salah satu caranya.. jangan postingkan photo2 kalian juga buah hati, istri, ponakan, dll di MEDSOS, karena kejahatan bisa mengintay setiap saat... sembunyikan keluarga kita dari incaran mereka! bermedsos-lah dengan hati-hati.. semoga Allah senantiasa melindungi akhy dan ukhty dari kejahatan orang-orang yang zhalim..aamiin.Thursday, 15 August 2013
Fear...
Takut...entah pada apa..pada siapa..takut..hanya kata itu yang mujarab menggambarkan isi hatiku..bagaimana aku harus bisa mengatasi ini?? Ketakutanku..akan apa?pada apa?atau siapa? E-N-T-A-H
Tuesday, 23 July 2013
Mr.Judge
Jangan hakimi aku tiap waktu.
Aku wanita biasa yang punya garis kelapangan hati.
Ya..aku hanya berusaha menikmati
Tiap proses berjalan berdampingan denganmu.
Wanita ini yang menyejajarkan langkah pada tiap-tiap kedukaanmu.
Wanita ini yang meretas banyak asa demimu.
Wanita ini pula yang mengikis tiap gundahnya demimu.
Wanita ini yang tak kan menghentikan langkah pada apa yang telah dijalaninya bersamamu.
Jadi berhentilah menghakimiku.
Jika kau tak pernah tau sedalam apa hatinya.
Jika kau tak pernah tau serenta apa hatinya.
Jika kau tak pernah tau sesetia apa hatinya.
dan...
Jika kau tak bisa membahagiakannya secara materi..
maka bahagiakan ia dengan hati..
kejar hatinya..
maka kau akan dapatkan cinta yang lebih..
lebih dari kau mencintanya..
Tuesday, 9 July 2013
Buķa puasa ramadhan hari pertama
Buka puasa di kota solo..tempat suamiku menyelesaikan tesis. Baru merasakan betapa berat perjuangan suamiku untuk meraih gelar baru. Ya Alloh semoga segala hajat kami dimudahkan. Buka puasa hari pertama di kota asing..tanpa abiya bersama kami..abiya..ibu rindu abiya..baik2 di rumah embah ya..
Ramadhan hari pertama
Hari ini saya yakini sudah masuk 1 Ramadhan 1434 Hijriah. Saya seorang istri yang mengikuti suami sebagai imam rumah tangga. Sahur hari pertama karbo semua..tapi alhamdulillah..bahagianya ramadhan telah tiba.. Marhabban Yaa Ramadhan.. semoga Ramadhan tahun ini penuh berkah.. daaann hari pertama ini saya akan melakukan perjalanan menuju Solo bersama suami untuk perjuangan menyelesaikan tesis nya. Semoga diberi kemudahan dan kekuatan oleh Alloh SWT..aamiin..
Selamat berpuasa kawan-kawan bloger...
Monday, 8 July 2013
5 digit
Malam ini hanya aku dan suamiku saja..abiya diungsikan liburan di rumah embahnya. Pas perut laper nih bingung mo nyari makan dimana. Gak masak seharian nih,kawan..malah jadi bingung mo makan di mana. Tet tot akhirnya pilihan jatuh pada nasgor. Dapat rekomendasi dari twitter pula. Singkat cerita langsung nuju ke tempat makan rekomendasi tadi..wholaaalaaa...enak2 sih menunya..tapi semua 5 digit harganya..biasa makan 4 digit padahal...xixixixi...gak papalah toh rasanya gak mengecewakan dan yang paling penting kenyang betul..hehehe...
Wednesday, 29 May 2013
kangen nge blog lagi
Thursday, 9 February 2012
Weekend Murah
gimana caranya dan di mana tempatnya?
Pernah nggak Kawan kepikiran begitu ketika weekend tiba tapi duit lagi tipis? oke gak punya duit tapi masih bisa refreshing...
Selamat mencoba tips dari saya yaaahh...Happy weekend Kawan...
Weekend Murah
gimana caranya dan di mana tempatnya?
Pernah nggak Kawan kepikiran begitu ketika weekend tiba tapi duit lagi tipis? oke gak punya duit tapi masih bisa refreshing...
Selamat mencoba tips dari saya yaaahh...Happy weekend Kawan...
Thursday, 26 January 2012
Penulisan Daftar Pustaka yang Penulisnya Lebih dari Dua Orang, Penulisan Daftar Pustaka dari Internet, Majalah, dan Surat Kabar
Data yang ditulis
Nama pengarang yang dibalik susunannya
Tahun penulisan artikel (jika ada)
Alamat website atau situsnya
Tanggal pengaksesan website
Mainingrum, Is Pratiwi. 2011. Ejaan yang Di’Alay’kan. http://mainingrum.blogspot.com/. Diakses pada tanggal 26 Januari 2012.
Mainingrum, Is Pratiwi dan Yogi Ika Kurniawan. 2011. Istilah Dalam Catatan Kaki. http://mainingrum.blogspot.com/. Diakses pada tanggal 26 Januari 2012.
Data yang ditulis adalah:
Nama pengarang yang dibalik susunannya
Judul tulisan diapit tanda petik
Nama majalah dengan huruf garis bawah atau huruf miring
Nomor edisi/seri penerbitan, tanggal bulan tahun edisi
halaman
Mochtar, Boediar. “Retardasi Mental Akibat Kekurangan Yodium”. Dharma Wanita, No.36, Th.XXI, September 1996, hlm. 14 – 15.
Veny. “Bedak Mangir”. Kartini, Edisi V, Nomor 245, 23 – 29 September 1996, hlm. 13 – 14.
Data yang ditulis
Nama pengarang yang dibalik susunannya
Judul tulisan diapit tanda petik
Nama surat kabar dengan huruf garis bawah atau huruf miring
Tanggal bulan tahun edisi
halaman
Budiman, Arif “Ilmu dan Aktivis”. Kompas, 27 Agustus 1966. Hlm. 4.
Purwanto. “Masyarakat Terasing”. Kompas, 25 September 1996, hlm. 3.
Kalau pengarangnya dua orang, namanya ditulis semua; dan yang dibalik hanya nama pengarang pertama.
Untuk buku yang ada editornya, nama yang dicantumkan adalah nama editornya, diikuti (Ed.)
Kalau pengarangnya lebih dari dua orang, yang ditulis hanya nama pengarang pertama, diikuti dkk. Atau et al.
Husnan, Ema dkk. 1987. Sari Tata Bahasa Indonesia SMTA. Bandung: Angkasa.
Mainingrum, Is Pratiwi dan Yogi Ika Kurniawan. 2011. Ketika Senja Tiba. Semarang: Toga Mas.











