Selasa, 27 September 2011

Penulisan Daftar Pustaka yang Penulisnya Lebih dari Dua Orang

PENULISAN DAFTAR PUSTAKA

Daftar pustaka yang dimaksud adalah daftar buku,tulisan, atau karya ilmiah yang menjadi acuan penulisan. Yang dimasukkan dalam daftar ini adalah karya yang dikutip ataupun hannya sekadar dibaca untuk merujuk.
Data yang ditulis
 Nama pengarang yang dibalik susunannya
 Tahun terbit
 Judul buku dengan huruf miring atau garis bawah, diikuti jilid, seri atau edisi (kalau ada)
 Kota tempat terbit
 Nama penerbit
Contoh
Keraf, Gorys. 1993. Komposisi. Ende-Flores: Nusa Indah.
Yasin, H.B. 1983 Pengarang Indonesia dan Dunianya. Jakarta. Gramedia.
Penulisan Daftar Pustaka yang Pengarang/ Editornya Dua Orang
 Kalau pengarangnya dua orang, namanya ditulis semua; dan yang dibalik hanya nama pengarang pertama.
 Untuk buku yang ada editornya, nama yang dicantumkan adalah nama editornya, diikuti (Ed.)
 Kalau pengarangnya lebih dari dua orang, yang ditulis hanya nama pengarang pertama, diikuti dkk. Atau et al.
Contoh
Poerbakawatja, Soegarda dan Sudarno. 1976. Ensiklopedi Pendidikan. Jakarta: Gunung Agung.
Rusyan, Yus dan Samsuri. (Ed). 1976. Pedoman Penulisan Tata Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.
Husnan, Ema, dkk. 1987. Sari Tata Bahasa Indonesia SMTA. Bandung: Angkasa.
Daftar Pustaka Berupa Majalah
 Data yang ditulis adalah:
1. Nama pengarang yang dibalik susunannya
2. Judul tulisan diapit tanda petik
3. Nama majalah dengan huruf garis bawah atau huruf miring
4. Nomor edisi/seri penerbitan, tanggal bulan tahun edisi
5. halaman
Contoh
Mochtar, Boediar. “Retardasi Mental Akibat Kekurangan Yodium”. Dharma Wanita, No.36, Th.XXI, September 1996, hlm. 14 – 15.
Veny. “Bedak Mangir”. Kartini, Edisi V, Nomor 245, 23 – 29 September 1996, hlm. 13 – 14.
Daftar Pustaka Berupa Surat Kabar
 Data yang ditulis
 Nama pengarang yang dibalik susunannya
 Judul tulisan diapit tanda petik
 Nama surat kabar dengan huruf garis bawah atau huruf miring
 Tanggal bulan tahun edisi
 halaman
Contoh
Budiman, Arif “Ilmu dan Aktivis”. Kompas, 27 Agustus 1966. Hlm. 4.
Purwanto. “Masyarakat Terasing”. Kompas, 25 September 1996, hlm. 3.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar